MENERBITKAN BUKU SELF PUBLISHING
Jangan ragu pada tulisan kita. Karena tulisan yang kita anggap biasa, bisa saja dianggap luar biasa bagi orang lain.(R.B. Prasetyawan-2020).
Detik-detik yang dinanti pun datang kuliah online bersama narasumber yang sudah menjadi perbincangan hangat diakalangan ibu-ibu anggota grup Belajar Menulis KSGN. Betapa tidak karena narasumber pemilik nama Raymundus Brian Prasetyawan, adalah seorang guru muda belia. " Wah sebaya anak saya". Kata seorang ibu ."Bahkan lebih tuaan anankku",sambung ibu yang lain. Walaupun usia masih muda tapi beliau sudah dewasa karena ilmu dan karya, yang layak digugu dan ditiru.
Kisah Perjalanan Pak Brian
Beliau sudah ngeblog sejak tahun 2009 dan profilnya sudah pernah dimuat dalam buku Majors for the Future. Namun keinginan menulis buku baru muncul tahun 2013.Keinginan tersebut beliau rekam dalam jejak digital yang bisa dilihat di sini
Ketika itu beliau ingin menerbitkan buku pada tahun 2014. Namun beliau tidak punya mentor yang membimbing. Beliau tidak tahu harus masuk di komunitas apa. Beliau hanya tahu satu tempat menerbitkan buku secara mandiri yaitu nulisbuku.com. Disitu memang gratis, tapi tidak termasuk fasilitas desain cover dan ISBN. Jika mau dua hal itu harus bayar. Biayanya mungkin hampir satu juta. Ketika itu beliau masih kuliah. Tidak mungkin mengeluarkan biaya sebanyak itu. Beliau tidak tahu tempat lain untuk menerbitkan buku secara self publishing. Semangat beliau naik-turun dan akhirnya vakum. File naskah tersimpan saja di dalam laptop bertahun-tahun.
Namun akhirnya pada 2019 beliau mulai bangkit lagi karena tidak sengaja menemukan hashtag di Instagram tentang penerbit Indie. Mata beliau terbuka bahwa menerbitkan buku sekarang lebih mudah dan banyak pilihan dengan adanya penerbit indie.Beliau semangat menyelesaikan naskah beliau hingga akhirnya pada Oktober 2020 beliau mengirim naskah buku pertama beliau ke salah satu penerbit Indie yang harus menunggu sampai 3 bulan sampai buku terbit. Akhirnya pada akhir Januari 2020, buku pertama beliau terbit. Ini buku pertama beliau
Aku sudah baca buku ini dan menurutku buku ini sangat bagus bagi seorang guru bloger pemula. Di dalamnya dilengkapi dengan gambar-gambar langkah-langkah pengelolaan blog yang sistematis yang bisa memandu seorang pemula mulai dari membuat sampai mengelola blog.
Setelah buku pertama terbit, barulah beliau ketemu dengan grup pelatihan belajar menulis. Ketika itu memasuki gelombang 4 beliau senang sekali berada satu grup dengan guru-guru yang juga suka menulis. Semangat beliau menjadi berkali-kali lipat hingga menerbitkan buku solo pada Mei dan Juni 2020. Wow Luar biasa!
Bagaimana menerbitkan buku dari resume?
Narasumber yang bertugas mengajar di SDN 01 Sumur Batu Jakarta ini memaparkan bagaimana proses menerbitkan buku dari kumpulan resume peserta di grup Belajar Menulis KSGN ini , sebagai berikut:
1. Pelatihan belajar menulis tidak menentukan penerbit tempat bapak/ibu menerbitkan buku. Peserta bebas memilih penerbit Pertemuan sebelumnya sudah ada Cak Inin dari Kamila Press dan Pak Thamrin Dahlan dari YPTD.
2. Yang harus dilakukan adalah memahami betul ketentuan tiap penerbit dan memilih yang cocok dengan masing-masing peserta. Format naskah buku tidak ditentukan dari pelatihan belajar menulis, tapi menyesuaikan penerbit yang dipilih.Karena bisa saja antar penerbit beda format settingannya.
Peserta bisa juga
menerbitkan buku melalui rekanan beliau, Gemala
. Nah berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan jika akan menerbitkan lewat
penerbit Gemala.
1. 20 tulisan resume digabung dalam satu file microsoft word. Dengan format:
Ukuran kertasA5 (14x20cm)
Huruf times new roman, ukuran 12
Spasi 1,5
Margin 2 cm semua
Paragraf rata kiri-kanan (justify)
2.
Masukkan kelengkapan naskah dalam file naskah kumpulan
resume
Kelengkapan naskah yaitu:
v
cover (
judul buku dan nama penulis saja)
v
kata pengantar,
v
daftar
isi (tanpa nomor halaman)
v
profil penulis
v
sinopsis (3 paragraf. Masing-masing paragraf 3
kalimat)
3.
Sistematika
Cover
Kata Pengantar
Daftar Isi
Isi naskah
Profil Penulis
Sinopsis
4.
Ditulis
dalam satu file. Tidak dipisah-pisah menjadi beberpa file
5. Kirim ke WA beliau ( 0815-9071-313)
Hal-hal untuk diketahui:
Penerbit Gemala tidak menentukan batas minimal jumlah halaman,hanya 30 halaman A5 saja tetap diterbitkan. Jadi tidak perlu ragu pada resumenya masing-masin. Biaya penenerbitan Rp 300.000 Penulis mendapat fasilitas penerbitan:
Desain cover
ISBN
Layout
Edit ringan
2 Buku bukti terbit
E-Sertifikat
Lengkap sudah semua hal yang harus diperhatikan untuk
menerbitkan buku self publishing melalui Gemala
publisher. Tinggal kita menguatkan motivasi untuk mencapai tujuan yaitu
bisa menerbitkan buku solo pertama dari hasil menulis bareng di grup KSGN
ini.Soal menerbitkan buku semakin mudah, kata narasumber , tulisan apa pun bisa
diterbikan. Bagi kita yang sudah tergabung dalam grup ini jalan sudah terbuka,
dan teruskan jangan berhenti di satu buku.Semoga..
Salam Literasi...



keren bunda....
BalasHapusMakasih sudah mampir
HapusKeren. Hanya sifatnya ini resume, jadi sepertinya tinggal kepandaian kita mengambil bagian penting dari sajian baik tulisan maupun gambar tentang Narsum. Sempat berkembang dan bisa jadi mengerucut adalah resume atau refleksi atas paparan para Narsum....
BalasHapusIya bu, makasih sudah mampir
HapusTerima kasih Bu Tini sudah membuat resume. Asyik sekali membaca resume ibu. Penempatan gambar-gambarnya pas dengan tulisannya. Kreatif sekali dengan berkomentar tentang buku saya.
BalasHapusTerima kasih kembali mas Brian atas apresiasinya, semoga semakin sukses ya..
HapusIntisari tercuplik dengan baik. Semangat terus ibu ...
BalasHapusBagus resumenya..semangat
BalasHapusMakasih sudah mampir bu...
HapusTerkadang saat kita menulis di word format dan setingan sudah baik, namun saat di copas k blog setingan berubah dan jd tdk enak d lihat. Kalau ttg isi tulisan, bagus bu.
BalasHapusBetul pak didi apalg blm sempat ngedit2 lagi.. makasih sudah mampir
HapusResumenya lengkap, enak dibaca bu Tini, sukses
BalasHapusMakasih atas apresiasinya bu Jumi..
HapusResumenya mantap, Bu. Tinggal dielaborasi sama pengalaman pribadi. Oya, selain perbedaan font yang agak mengganggu, pemakaian tanda titik di akhir-akhir juga. Sepertinya lupa ngasih spasi. Tabik. 🙏
BalasHapusIya mas Mo makasih masukkannya.. akan sy edit lg di waktu luang sy...
Hapus
BalasHapusBagus resumenya dan tampilannya juga menarik
Makasih apresiasinya bu..
HapusGood job...resumenya mantul. Salam literasi tiada henti
BalasHapusMakasih apresiasinya pak...salam literasi
HapusResume yang menarik dan rumah yang adem membuat betah pembaca
BalasHapusMakasih sudah mampir bu Min...
Hapussemakin cantik saja resumenya ya Bu Tini.......... selamat yaaa
BalasHapusMakasih apresiasinya pak made...
HapusSuoer sekali utk B' Tini Sumartin, mantab ...
BalasHapusMakasih apresiasinya pak Andry..
HapusSudah oke resumenya lengkap,,cuma utk spasi ada yg perlu dilirik,,
HapusMakasih pak sudah mampir, iya spasi bnyk yg luput dr editing hehehe
Hapus