Postingan

Aglaonema Kusayang, Aglaonemaku Malang

Gambar
Ketika menemukan postingan yang ditulis Bu Arofiah Afifi di alamat Ini   , sebagai salah satu dari aglaolovers,   seketika mata saya salfok karena foto-foto tanaman Aglaonema yang cantik dan subur-subur. Penulis membahas tentang keberhasilannya dalam merawat tanaman Aglaonema dengan biaya yang murah, hanya dengan bahan limbah dapur. Selain murah, juga mudah dibuatnya, meliputi pupuk dan anti hama atau bakteri. Setelah membaca uraiannya terketuk hati ingin mempraktikannya untuk tanaman-tanamanku. Sudah satu tahun lebih aku menanam Aglaonema, tetapi tidak ada yang berumur panjang. Selalu saja tersisa satu dua helai daun pada bulan ke dua, dan akhirnya mati. Hiks..hiks. . Namun, aku tidak pernah jera untuk terus membeli dan membeli lagi berjenis -jenis aglaonema secara online. Keindahan daun-daunnya itu sangat memesona. Aku pun berusaha membuka-buka youtube tentang cara perawatannya.  Lalu aku melakukan seperti yang disarankan. Mulai dari media tanam aku ganti, pupuk cair alami pun aku

MURIDKU, INSPIRASIKU

Gambar
  Tantangan Kamis Menulis episode 16 Juni 2022 adalah bertema tentang "Seseorang yang Menginspirasiku". Banyak orang yang telah memberi andil dalam perjalanan hidupku. Setiap segi kehidupanku tak lepas dari orang-orang yang menjadi teladan bagiku. Banyak orang yang menjadi sosok inspirasiku.  Secara keseluruhan orang yang paling menginspirasiku adalah ibuku, dengan segala suri tauladan dan jasanya. Lalu, dalam bidang karir ada sosok yang menjadi panutanku, begitu juga dalam segi kehidupan lainnya, termasuk dalam dunia literasi. Saya ingin ungkapkan bahwa ada seorang yang telah menarik saya ke dunia literasi ini. Dialah Neng Aam Nurhasanah, murid saya ketika beliau di SMP dulu. Lewat puisi Patidusa, jenis puisi yang ia ajarkan, saya ungkapkan peranannya, di bawah ini. Muridku Inspirasiku Oleh : Ambu Guru Ia Tetiba datang Ketika senjaku menjelang Tawarkan ajakan nan riang. Aku Seketika terpukau Auranya pancarkan silau Menarikku, tak bisa kuhalau. Amazing! Pikiranku terpa

Memori Kampung Masa Kecilku

Gambar
  Setiap kali berkunjung ke tempat wisata di perkebunan teh itu, serasa ada gejolak dalam batinku. Sebuah rasa rindu yang menyeruak dari relung-relung paling dalam di hatiku. Ingatanku melayang ke masa lampau ke kehidupanku di masa kecil. Masa kecilku yang indah ketika tinggal di sebuah perkebunan teh. Aku memang lahir dan dibesarkan sampai usia SMP di perkebunan teh di wilayah Pangalengan Bandung Selatan. Ayahku adalah staf administrasi di kantor BUMN itu. Sehingga mau tidak mau kami sekeluarga tinggal di sana. Sebuah desa yang asri di dataran tinggi pegunungan. Masa kecil yang indah saja yang selalu terkenang, yang dengan bangga aku ceritakan kepada anak-anakku. Tentu saja banyak hal aneh bagaikan dongeng nina bobo bagi anak-anakku, karena tidak pernah mengalami keseruan-keseruan seperti yang aku alami. Setiap pagi yang dingin, sinar mentari lembut menghangatkan tubuh etika kubuka jendela kamarku. Terbentang hamparan kebun teh yang sangat memanjakan mata dan membangkitkan energ

PEREMPUAN YANG TERBUNGKAS:

Gambar
 "Perempuan yang Terbungkas" sebuah novel hadiah istimewa dari Bunda Kanjeng dalam undian Kamis Menulis beberapa minggu yang lalu.  Novel ini sarat akan nilai-nilai kehidupan. Banyak pesan yang disampaikan, tercermin dalam raingkaian kisah nyata perjalanan seorang perempuan bernama Diah. Kisah nyata dalam novel ini mengambil setting di Solo tahun 1970-an hingga kini. Kisah seorang gadis remaja sederhana tapi ambisius. Karena merasa diabaikan kehadirannya oleh keluarganya, Diah menjadi pribadi yang keras kepala. Hanya dari neneknyalah, Eyang Retno, ia mendapatkan kasih sayang dan perlindungan yang tidak ia dapatkan dari kedua orangtuanya. Perjalanan asmaranya yang malang ia harus menanggung beban melahirkan dan membesarkan anak tanpa ayah dan hidup jauh dari keluarganya. Saat itulah ia dipertemukan dengan teman dekatnya waktu SD, tetapi sekarang ia menjadi seorang lesbian yang mapan hidupnya. Ia membantu Diah bangkit dari kesulitan hidup. Namun Diah harus lari darinya karena i

Darik: Rumahku, Istanaku

Gambar
  Rumahku, Istanaku Oleh: Ambu Guru Sejuta cerita terukir indah Pada dinding terlukis megah Tempat kami merajut kisah Bangun mahligai nan mawadah Sejuta bahagia kurasa Rumahku yang biasa Bagai istana terasa Berbagi suka Berbagi duka Senantiasa. Di sanalah ku curah Segala risau dan resah Tempat pulang saat lelah Penopang badan saat lemah Tak akan tergantikan Dialah tempat ternyaman Bermanja dalam buaian Sepulang berjibaku Tunaikan kewajibanku Rumahku. Cipanas, 2 Juni 2022

Darik: Demi Sebuah Kewajiban

Gambar
DEMI SEBUAH KEWAJIBAN Oleh: Ambu Guru Parau menderu suara motorku Menapaki licinnya jalanan terjal Kadang merayapi genangan air Jalan bak kubangan kerbau Gerimis menderas menghujam Embusan angin menggila Dingin menusuk sendi-sendi Ingin kuberhenti Menepi berteduh Tidak! Kuingat Dalam dingin Muridku menanti Walaupun was-was mendera Jangan sampai terjatuh Pada licinnya bebatuan Di bawah guyuran hujan Jalani makna sebuah kewajiban Sebagai risiko pilihan hidup Bersama teman setia, motorku. Cipanas, 30 Mei 2022

Hidup adalah Perjuangan

Gambar
  Lama juga saya membiarkan blog ini , untungnya gak ada laba- laba bersarang di dalamnya. Alasan yang klise, karena kesibukan, sehingga tak ada waktu yang cukup untuk menulis. Hari ini saya ingin kembali nengok blog saya ini karena ada tantangan pada Kamis Menulis. Temanya sangat menantang: "Hidup adalah perjuangan. Selalu ada suka dan duka di dalamnya." Membaca tema ini mengingatkan saya pada perjalanan hidup di rantau yang sudah saya jalani sejak usia 19 tahunan. Pada saat itu saya baru lulus Sekolah Pendidikan Guru (SPG), setingkat SMA, dan sekarang sudah dihapus keberadaannya sejak tahun 90-an. Hanya berbekal semangat yang tinggi karena motivasi diri yang kuat, yaitu sejak kecil saya ingin menjadi seorang sarjana pendidikan. Walaupun tidak didukung kekuatan ekonomi orang tua, tetapi saya bersikeras mendaftarkan diri ke IKIP Bandung, sekarang dikenal dengan nama UPI Bandung. Qodarullah, saya lulus ke Diploma 2 Pendidikan Bahasa Inggris. Saya sadar diri akan kemampuan