ALUR DAN PENOKOHAN CERPEN

 


Menjawab tantangan Selasa berbagi, Ambu coba menulis Alur dari tema dan premis yg sudah dibuat.

TEMA

Kepahitan berganti berkah

Premis:

 Seorang kepala sekolah di daerah terpencil berjuang keras memajukan sekolahnya yang kecil, miskin dan memiliki keterbatasan dana, sarana dan SDM, namun ia berikan pengorbanan baik fisik, mental maupun materi dan akhirnya ia mendapat berkah yang besar.

ALUR CERITA 

Pengenalan cerita

Bu Rumi seorang kepala SMP yang baru melaksanakan tugas selama 6 bulan di daerah terpencil. Ia seorang yang gigih dan penuh semangat untuk memajukan sekolah kecilnya bersama lima orang guru sukarelawan. Kedaan ekonomi keluarga Bu Rumi tidak berlebih, hanya cukup untuk kebutuhan pokok dan biaya kuliah 3 orang anaknya.

Awal konflik

Di Bulan ke-7 dana BOS belum kunjung cair. Sementara dia sudah menanggulangi tiga bulan operasional sekolah dengan uang pribadinya. Di akhir bulan ke-7 dana BOS cair dan uangnya dapat dikembalikan dari sekolah.  Namun ternyata kenyataan tidak seperti yang diharapkan karena 3 bulan berikutnya pun ia harus tetap menaggulangi semua biaya operasional sekolah.

Menuju Konflik

Saat itu pada bulan ke-9 dia bertugas. Uangnya habis dipakai operasional sekolah. Sementara BOS tidak dapat dipastian kapan akan cairnya. Suatu hari ia merasakan perut bawah pinggang sebelah kanannya sakit sekali, dan tidak mampu berdiri apalagi berjalan. Lalu ia pun dirawat di RS. Setelah 7 hari kesehatnnya agak membaik namun penyakit tidak ditemukan, ia pun meminta pulang. Lalu berobat ke RS yang lebih modern dengan biaya yang tidak sedikit untuk ukuran Bu Rumi yang saat itu sedang minim keuangan. Ia mendapat pinjaman sementara dari koperasi di sekolah lamanya, karena ia masih menjadi anggota koperasi.Syukurlah diketahui penyakitnya . Namun ia harus istirahat selama 2 bulan.

Klimaks

pengembalian uang pinjaman sementara ke koperasi  sudah jatuh tempo. Tapi tetap ia tidak bisa meminta  uangnya dari sekolah karena kegiatan ujian akan segera dilaksankan, belum lagi menghadapi hari raya Idul Fitri untuk membayar THR guru-guru.

6 hari menjelang hari raya Idul Fitri tetapi BOS belum kunjung cair. Sementara guru-guru mengeluh tentang keuangan. Bu Rumi memakai uang pribadinya lagi untuk memberi THR kepada guru-guru. Tapi Guru-guru menolak maksud baik kepala sekolah dan mengembalikannya. Mereka menuntut gaji penuh bulan Juli dibayarkan lebih cepat. Walaupun merasa keki dengan sikap guru-guru  Ia pun menjual sepeda motor satu-satunya untuk membayar gaji guru bulan Juli.

Anti Klimaks/ Penyelesaian

Saat itu sepulang mudik lebaran, di suatu hari bulan Juli. Keadaan keuangan sangat menipis. Bu Rumi pergi ke ATM bermaksud mengambil sisa uang yang tersimpan.  Setelah struk keluar dari mesin ia melihat hanyalah sejumlah 12 ribu rupiah koma sekian-sekian. Padahal ia ingat betul masih ada 800 ribuan saldonya.

Bu Rumi memperlihatkan stuk ATM sambil menyatakan keheranan kenapa uang bisa hilang.  Anak gadisnya membaca struk itu dan tiba-tiba berseru bahwa angka yang tertera di struk itu besar sekali yaitu  Rp 12.798.000. Dengan penuh heran Bu Rumi kembali ke ATM untuk cek mini statement. Di struk tertulis Tunjangan Daerah Khusus  Rp 12.000.000!


PENOKOHAN

1. Protagonis : Bu Rumi: seorang kepala sekolah ,wataknya pekerja keras, tulus, penyabar dan optimis

2. Antagonis:  suminar , Guru senior: watak keras kepala, mau menang sendiri terhadap rekan-rekannya, tapi patuh terhadap kepala sekolah

3. Tritagonis : Putri, anak sulung Bu Rumi. Cerdas,  teman curhat Bu Rumi, selalu menyemangati Bu Rumi dan memberi solusi.

4. Figuran : Pak Yadi, suami Bu Rumi, baik, sangat mendukung istrinya.

Komentar

  1. Sudah oke, Ambu. Untuk penggambaran watak penokohan bisa ditambah dengan cara lain selain secara analitik. Bisa saja ditambahkan nanti pas eksekusi cerpen utuhnya. 🙏

    BalasHapus
  2. Bunda... Keren tulisannya mengalir seperti air luar biasa. Ibu bisa belajar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mskasih Bun... mari kita jngn kalah semangat sama genmud kita hehe...

      Hapus
  3. Pemaparan yang sangat fluently, mengalir begitu saja..so asyik banget membacanya. Keren. Nunggu eksekusinya.

    BalasHapus
  4. Sudah bagus Ambu. Ditunggu cerpennya

    BalasHapus
  5. Hahaha.. sy blm bisa bikin alur singkat. Mohon masukannya ya master2....

    BalasHapus
  6. Ditunggu cerpen lengkapnya Ambu.... sehat dan sukses selalu.

    BalasHapus
  7. Asyik dapat ilmu lagi. Lebih mudah saya untuk memahami.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENAHAN GODAAN

Kata, Rasa, dan Rupa Kehidupan dalam Akrostik

DARIK NASIHAT